Senin, 04 April 2011

Pengertian Strategi Bisnis


Sebuah strategi bisnis biasanya adalah sebuah dokumen yang jelas mengartikulasikanarah bisnis akan mengejar dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuannya. Dalam rencana bisnis standar, hasil strategi bisnis dari tujuan dibentuk untukmendukung misi lain dari bisnis. Sebuah strategi bisnis yang khas dikembangkandalam tiga langkah: analisis, integrasi dan implementasi.

Pada tahap analisis pengembangan strategi bisnis, salah satu dari beberapa metodeyang digunakan untuk menganalisis pasar perusahaan, sumber daya, hambatan untukkesuksesan dan keuntungan tertentu. Tujuan dari analisis strategis adalah untuk mengidentifikasi apa bisnis ingin capai, kekuatan itu dapat membawa menanggungpada mencapai tujuan dan kelemahan yang perlu ditangani sebelum integrasi danimplementasi. Metodologi penilaian Strategis dapat termasuk mengevaluasi lingkunganbisnis, game skenario berbagai kompetitif, menentukan apa kekuatan pasar berada dipesaing kerja dan penilaian, antara lain.

Web Mining

Web Mining adalah penerapan teknik data mining untuk menemukan pola dari Web. Menurutanalisis target, pertambangan web dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pertambanganpenggunaan Web, pertambangan konten Web dan pertambangan struktur Web.

Web Usage Mining adalah Pertambangan penggunaan Web adalah proses penggalian informasi yang bergunadari server log sejarah yaitu pengguna. Pertambangan Penggunaan Web adalahproses mencari tahu apa yang pengguna cari di Internet. Beberapa pengguna mungkinhanya melihat data tekstual, sedangkan beberapa yang lain mungkin tertarik dalamdata multimedia.

Web Content Mining Pertambangan konten web adalah proses untuk menemukan informasi yang bergunadari teks, gambar, data audio atau video di web. Pertambangan konten Web kadang-kadang disebut web text mining, karena isi teks adalah daerah yang paling banyakditeliti. Teknologi yang biasa digunakan di pertambangan web konten NLP (Naturalpengolahan bahasa) dan IR (Information retrieval). Walaupun data mining adalah istilahyang relatif baru, teknologi tidak. Perusahaan telah menggunakan komputer kuat untukmenyaring volume data scanner supermarket dan menganalisis laporan penelitian pasar selama bertahun-tahun. Namun, inovasi secara terus menerus daya komputerpengolahan, penyimpanan disk, dan software statistik secara dramatis meningkatkanakurasi analisis saat mengemudi menurunkan biaya.


Web Structure Mining Pertambangan struktur Web adalah proses menggunakan teori graph untukmenganalisis struktur node dan koneksi dari sebuah situs web. Menurut jenis data webstruktural, pertambangan struktur web dapat dibagi menjadi dua jenis:
1. Mengekstrak pola dari hyperlink di web: hyperlink adalah komponen struktural yang menghubungkan halaman web ke lokasi yang berbeda.
2. Pertambangan struktur dokumen: Analisis struktur seperti pohon struktur halaman untuk menggambarkan penggunaan HTML atau XML tag.

Sejarah Singkat Internet

Cikal bakal internet adalah ARPANET,sebuah jaringan eksperimen berbasis komunikasi data milik pemerintah Amerika serikat yang didirikan pada tahun 1969.
Tujuan ARPANET adalah untuk menghububgkan para periset (peniliti) kepusat-pusat komputer sehingga mereka bisa bersama-sama memanfatkan sarana dan prasarana komputer dan secara bersama-sama memanfatkanya.Kegiatan ini di sponsori oleh Departemen pertahanan Amerika serikat bersam dengan lembaga
Advanced Research Projects Agency disebut juga ARPA.
Pada tahun 1980-an ARPANET terpecah menjadi 2 jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet(jaringan militer).kedua jaringan tersebut masih tetap berhubungan,sehingga komunikasi antarjaringan tetap dapat di lakukan
Pada bulan Maret 1990 ARPANET secar resmi di bubarkan.Pada saat itulahNSFNET dibangun dan berbagai jaringan internasional dari berbagai negara,seperti Australia,negara-negara skandanavia,inggris,perancis.jerman,kanada,serta jepang segera bergabung atau dihubungkan NSFNET.
pada saat ini,pemakian internet sudah buakn murni untuk riset saja,tetapi mencakup kegiatan sosial,komersial,pendidikan,budaya dan lain-lain.

Tentang E-Commerce


Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. E-commerce juga mengandung pengertian sebagai penyebaran, pemasaran jasa, melalui system elektronik seperti internet atau jaringan computer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik,system manajemen inventory otomatis dan system pengumpulan data otomatis.
Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet).
Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan komputer perusahaan dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet.

Pertukaran informasi dalam E-Commerce dilakukan dalam format digital sehingga kebutuhan akan pengiriman data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan sistem komputer yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan. Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas perusahaan.

Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.

Dari segi keamanan, E-Commerce tergolong bisnis yang cukup aman, asalkan kita dapat berhati-hati di setiap kegiatan transaksinya. Transaksi dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu adalah dengan cara COD (Cash On Delivery) yaitu antara penjual dan pembeli bertemu secara langsung dan melakukan kegiatan transaksi, selain itu juga dapat di lakukan kegiatan transaksi transfer, dengan pembeli mengirimkan sejumlah uang yang digunakan untuk membayar barang yang dibeli, dan penjual mengirimkan barang pada alamat si pembeli, dan masih bayak cara lain yang dapat di gunakan.

Produk yang biasanya di jual pada bisnis E-Commerce biasanya berupa barang maupun jasa. Segala macam bentuk barang dapat di jual, maupun jasa. Sasaran pemasaran pun bermacam-macam, karena seluruh kalangan sudah tidak asing dengan perangkat internet, maka sekarang siapapun dapat mengakses internet. Dengan begitu, berbagai macam barang dan jasa dapat di tawarkan di kegiatan bisnis E-Commerce.

Web Architecture


Website arsitektur adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs web yang, seperti arsitektur itu sendiri, meliputi kriteria teknis, estetis dan fungsional.Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus untuk konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, arsitektur informasi dan web design. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana satu situs Web berhubungan dengan World Wide Web.
Karena konten Web perencanaan, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain, Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan menyenangkan dapat memandu arsitektur website, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. arsitektur Website akan datang dalam lingkup estetika dan teori kritis dan tren ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0.Kedua ide menekankan aspek struktural dari informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah mempengaruhi sejumlah disiplin ilmu termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek struktural informasi.
"Arsitektur Website" memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual pengorganisasian konten website. "Desain web", dengan cara Sebaliknya, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-grafis dan bagian-teknis, perancangan dan penerbitan website. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan bahwa antara tugas mengedit koran atau majalah dan desain grafis dan pencetakan.Tetapi hubungan antara aktivitas editorial dan produksi lebih dekat untuk publikasi web daripada publikasi cetak.

Minggu, 20 Februari 2011

Perkembangan Web Science

Siapa yang tidak tahu internet di zaman sekarang? Bahkan anak SD sekalipun sudah mengenal internet berkat game online yang semakin merajalela. Hubungan antar manusia pun sekarang sudah diandalkan ke-efektifannya dengan menggunakan internet. Murah, cepat, akurat dan stabil.
Nah, perkembangan yang sangat pesat ini tidak ditinggalkan dengan pengertian dari web itu sendiri.
Pernahkah anda mendengar tentang web science?
Setelah saya searching pengertian dari web science, web science adalah kajian sains dari Web yang lahir dari system Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.

Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa.

Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Di atas adalah gambar penanganan perkembangan web science itu sendiri. Maka kita dapat melihat dari gambar di atas bahwa perkembangan web science di dasari dengan hal-hal yang bersifat edukatif.

Dilihat bahwa perkembangan yang sangat pesat terjadi pada web science. Dan kita sebagai pelajar maupun pengguna web itu sendiri dapat juga mengembangkan web science :)

Rabu, 19 Januari 2011

Dampak Negatif Internet

Ketergantungan pada internet mulai merambah kota-kota besar di Indonesia. Sayangnya tidak semuanya berdampak positif, bahkan sejauh ini pengguna internet lebih dominan melakukan kegiatan-kegiatan negatif. Untuk dapat mengambil tindakan yang tepat, sebelumnya perlu ada pengertian yang jelas dan praktis terhadap ketergantungan yang tidak sehat akan internet ini. Kecanduan pada dunia cyber terbagi dalam lima kategori.




1. Cybersexual addiction

yaitu obsesi untuk melihat, men-download dan memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi dan role playing untuk dewasa juga termasuk dalam kategori ini.


2. Cyber-relational addiction

adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.


3. Net gaming

yaitu sejenis kecanduan karena judi, bermain game, berbelanja dan kegiatan jual beli saham melalui internet yang mengganggu pekerjaan dan/atau mengakibatkan terjadinya utang.


4. Information overload

Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada.


5. Computer addiction

Riset menemukan bahwa beberapa organisasi mengalami dampak negatif sebagai akibat dari kecanduan akan games off-line (seperti Solitaire dan Tetris yang populer di dekade 1980-an lalu), yang memang rata-rata banyak di-install dalam komputer.